1. Memasak adonan: sebelum dimasak, larutkan agar-agar dan gula dengan cairan terlebih dahulu. Bila memakai agar-agar batang atau lembaran, rendam terlebih dahulu sampai hancur, karena agar-agar yang dimasukkan ke dalam cairan panas, akan segera menggumpal. Masak larutan agar-agar dengan api sedang sambil terus diaduk supaya t idak terbentuk lapisan keras di dasar panci.
2. Memperhatikan adonan mendidih: bila memasak agar-agar bening, adonan akan mendidih dan bergolak seperti biasa. Namun bila cairan yang dipakai adalah santan, susu, krim atau yoghurt, usahakan jangan sampai mendidih dan bergolak. Kandungan lemak pada cairan akan pecah sehingga agar-agar yang dihasilkan tidak menarik. Solusinya, perhatikan saat mengaduk santan dan susu. Begitu mencapai titik didih, cairan akan berasap dan terasa berat/kental saat ditimba-timba dengan sendok pengaduk. Segera angkat panci dari api sebelum bergolak. Aduk/timba-timba terus sampai panasnya berkurang.


Bahan




